Haflah Hari Guru Nasional di MTs. Al Hidayah Wajak

Sebagai  ungkapan rasa satu perjuangan dalam mengemban tugas mencerdaskan  anak bangsa, dalam rangka mewujudkan kehidupan negara yang berdaulat dan masyarakat yang sejahtera di masa kini dan masa yang akan datang, tidak lupa kami ucapakan SELAMAT HARI GURU, 25 NOPEMBER 2015 kepada Guru duru di Indonesia, namamu akan selalu hadir dalam sanubariku,  jasamu akan selalu mengalir dalam setiap hentakan nafasku.

Pagi yang cerah, secerah wajah siswa/i MTs. Al Hidayah Wajak yang menampakkan rasa penasarannya pada Kegiatan Upacara Hari Gurukegiatan upacara yang biasanya dilaksanakan pada hari Senin, berlangsung pada hari Rabu, 25 November 2015.
Persiapan haflah hari guru pagi itu pun dimulai, terlihat waka sarpras dan waka kesiswaan bersama guru dan karyawan telah sibuk menyiapkan kegiatan upacara, sebagian siswa/i yang aktif pada kegiatan OSIS bersiap tampil memberikan persembahan terbaiknya untuk guru MTs. Al Hidayah Wajak tercinta, bersama pendamping (Guru Seni Budaya), paduan suara pun disiapkan.

Kegiatan dikemas dalam sebuah upacara resmi dalam rangka memperingati hari Guru 25 November 2015, yang tentunya petugas upacara hari ini adalah Bapak dan Ibu Guru serta siswa/i OSIS sebagai paduan suara, beberapa siswa pun tampil penuh canda ceria dan semangat untuk memberikan persembahan terbaik bagi Gurunya (ssttt… tapi yang ini surprise loh). Komando Bapak Ahmad Syaikhu, S.Pd selaku pemimpin upacara pun lantang disuarakan, menyeruak, seakan merobek dinding angkasa raya.. “Siappppp Grakkk.. sesaat kemudian berteriak.. Kepada.. Pembina Upacara Hormaaat Grakk..”, disambut dengan penghormatan balik dari Bapak Drs. Abas selaku Wakil Kepala MTs. A. Hidayah Wajak, dan Pembina pada upacara tersebut. Sang pemimpin upacara pun melaporkan “Lapor… Upacara dalam rangka memperingati hari guru siappp dilaksanakan… Laksanakan.. ucap sang Pembina”. Beberapa rangkaian acara pun berlalu mulai dari pengibaran sang saka merah putih, mengheningkan cipta untuk para pahlawan pendidikan, pembacaan teks pancasila, pembacaan pembukaan UUD ’45, hingga tiba pada acara inti yaitu pengarahan dari Pembina upacara.

Kegiatan Upacara MTs. Al Hidayah WajakPada pengarahan Pembina Upacara, Bapak Abas mengingatkan kepada kita semua bahwa dalam kehidupan sehari-hari kita harus menerapkan ISIS (IStiqomah, Sabar, Ikhtiar, dan Syukur). Ops… kirain ISIS yang teroris itu. hehehe. Intinya dalam sehari hari kita harus selalu menerapkan sikap Istiqomah, Sabar, Ikhtiar dan tidak lupa juga untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT.

Setelah pengarahan dari Pembina upacara, terik matahari mulai memanas, keringat peserta upacara mulai bermunculan, bak biji jagung yang menempel dikulit hitamnya, dalam benak kami “.. alhamdulilah segera berteduh..”, namun ternyata itu bukan akhir dari segalanya, segara bergemuruh hymne guru yang dinyanyikan oleh paduan suara tapi ada suara yang sangat merdu ikut bernyanyi… Namamu… akan, selalu hidup dalam.. sanubariku… Oh, ternyata suara dari Ibu Hernganti Ika Anggraina, S.Pd selaku kepala MTs. Al Hidayah

Tidak hanya sampai disitu, Bapak Drs. Suprianto memberikan surprise kepada Ibu kepala madrasah, bingkisan besar yang dibawakan oleh 4 orang siswa ganteng, ternyata ada bidadari eh siswi cantik yang keluar dari dalam kardus membawa kue ulang tahun bertuliskan “Selamat Hari Guru”. Ternyata Reni Oktavia siswi kelas IXD yang telah dirias secantik mungkin oleh Waka Kesiswaan. Dilanjutkan dengan pembacaan puisi yang dibacakan oleh siswi kelas 8 dan 9, suasana semakin meriah dan penuh haru.. tak sedikit guru dan siswa/i pun meneteskan air matanya. Sekali lagi luarrr biasa…

Setelah beberapa puisi dibacakan, sambutan tepuk tangan dan sorak-sorai menggema cakrawala, acara dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada pemenang lomba pusi dan diakhiri pembacaan do’a; semoga diberikan keihlasan, kesabaran, ketabahan, serta kesuksesan untuk para Guru MTs. Al Hidayah Wajak, dan  tidak kalah pentingnya adalah do’a untuk kemajuan MTs. Al Hidayah, sebagai lembaga pencetak insan takwa, berilmu, beramal sholeh, dan berahlak mulia.

Akhirnya semua orang adalah guru… alam raya sekolahku.. sejahterahlah bangsaku… mendidik adalah pekerjaan yang mulia, hampir seluruh pemimpin dunia adalah pernah berprofesi sebagai pendidik, sebut saja putra sang fajar; Soekarno, Mahatma Gandhi, stalin, lenin, mao tsung, bahkan Rasululloh SAW. Mendidik adalah amal jariyah yang balasannya tidak hanya di dunia, tetapi di akhirat kelak.

Categories: Kegiatan Siswa, Pendidikan | Tags: | Tinggalkan komentar

Blog di WordPress.com. Tema Adventure Journal.

Happy is Simple

apa adanya Bunda, Bunda apa adanya

zuhdiku

Membuka hati, berbagi inspirasi.

muhammadislahulmukmin

Just another WordPress.com site

Al Hidayah Wajak

A second home for your children

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

%d blogger menyukai ini: